Tidur menjadi sesuatu intipati dalam kehidupan kita. Karena dengan tidur, kita menjadi segar kembali. Tubuh yang letih, urat-urat yang mengerut dan otot-otot yang digunakan untuk bekerja seharian dapat diremajakan kembali melalui tidur.
Namun, di balik manfaat itu ternyata ada beberapa mitos yang melarang waktu magrib dan pagi hari untuk tidur. Apabila tidur lewat waktu petang akan menyebabkan kebodohan dan linglung. Benarkah demikian? Di sini kita menguak fakta mengapa waktu-waktu itu dilarang untuk tidur.
Dr Alyssa Cairns pada Associated Professional Sleep Societies di Minneapolis, Amerika Serikat meneliti kebiasaan tidur 738 anak-anak yang berusia dua tahun ke atas.
Hasilnya, mereka yang tidur lewat petang terbukti sukar untuk tidur malam dan gagal memainkan puzzle dan kemahiran organisasi. Akibat kebiasaan tidur di lewat petang, mereka akan lewat tidur 39 menit berbanding dengan rekan sebaya yang tidak tidur.
Apabila tidur antara lewat petang dan waktu maghrib, maka manfaatnya akan semakin berkurang dan memudaratkan.
Selain itu, waktu-waktu yang dimakruhkan untuk tidur adalah waktu antara sesudah salat subuh dan terbitnya matahari. Secara ringkas, tidur yang paling bermanfaat adalah tidur selama setengah malam yang pertama dan seperenam yang terakhir, kira-kira delapan jam.
Sumber : dream.co.id

0 Response to "Jangan Tidur Usai Salat Shubuh dan Sebelum Isya"
Posting Komentar